Healthy

Blueberry, Buah Mungil Kaya Manfaat

BlitarZone – Buah mungil berwarna biru keunguan ini mungkin tidak terlalu populer di kalangan masyarakat Indonesia. Tak heran, karena tanaman buah blueberry memang tidak tumbuh di Indonesia. Dari segi harga, buah ini pun tergolong mahal, sehingga jarang dipilih menjadi buah konsumsi sehari-hari.

Namun siapa sangka, buah yang bercita rasa manis dan segar ini punya segudang manfaat. Dari mulai menjaga kecantikan kulit, kesehatan jantung hingga menurunkan risiko kanker, semuanya dapat diperoleh dari konsumsi blueberry.

  • Sumber vitamin C dan serat alami

Blueberry merupakan salah satu buah yang kaya akan kandungan serat. Dalam 150 gram blueberry terkandung setidaknya 4 gram serat yang sangat baik untuk kesehatan saluran cerna.

Tidak hanya serat, dalam satu porsi yang sama, blueberry juga mengandung vitamin C yang kadarnya mencukupi 24 persen dari total kebutuhan vitamin C harian, yang merupakan mikronutrien penting untuk mempertahankan daya tahan tubuh dan menangkal serangan kuman penyebab penyakit.

Selain untuk daya tahan tubuh, vitamin C juga menjadi kunci dalam regenerasi sel, mempertahankan keremajaan kulit dan menunda penuaan dini. Jadi, jika ingin tubuh tetap sehat, segar dan awet muda, blueberry adalah salah satu kuncinya.

  • Kaya akan antioksidan

Ancaman terbesar bagi kesehatan warga perkotaan adalah radikal bebas yang merupakan biang kerok kerusakan sel dan penuaan dini. Sumbernya bisa dari diri sendiri akibat stres dan kelelahan, atau dari luar akibat gaya hidup tidak sehat dan polusi lingkungan.

Untuk menangkal radikal bebas ini, tubuh memerlukan antioksidan dalam jumlah yang cukup. Salah satu sumber bahan makanan yang kaya akan antioksidan adalah blueberry.
Blueberry mengandung antioksidan jenis antosianin yang mampu menjaga tubuh dari ancaman radikal bebas dan terbukti menurunkan risiko kanker di kemudian hari.

  • Menjaga kestabilan kolesterol darah

Walaupun ukurannya kecil, blueberry ternyata memiliki khasiat besar untuk membantu menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.
Sebuah studi yang dilakukan pada orang dengan obesitas menunjukkan bahwa dengan mengkonsumsi blueberry setidaknya 50 gr setiap harinya dapat menurunkan hingga 27 persen kadar kolesterol jahat dalam darah atau low density lipoprotein (LDL).

Memperkuat hasil studi tersebut, penelitian lain juga menyatakan bahwa dengan mengonsumsi 75 gr blueberry setiap hari, kadar kolesterol jahat darah atau low density lipoprotein (LDL) mampu diturunkan secara siginfikan.

Related posts

Akibatnya Jika Berat Badan Naik Turun Drastis?

Blitar Zone

Menikmati Makanan Cepat Saji (Fast Food) dengan Lebih Sehat

Blitar Zone

Siasat Makan Hemat di Restoran Favorit Saat Tanggal Tua

Blitar Zone

Leave a Comment