Beauty

8 Tips Melindungi Kesehatan Kulit Saat Berenang

BlitarZone – Memasuki musim liburan, berenang adalah salah satu opsi kegiatan yang menyenangkan bagi banyak orang. Baik untuk sekadar rekreasi maupun berenang yang lebih serius untuk exercise, olahraga air ini memang punya banyak manfaat bagi kesehatan fisik, mental, dan emosional.

Namun, berenang pun menyimpan risiko tersendiri, terutama bila dilakukan di kolam outdoor atau laut yang terpapar sinar matahari langsung.

Kita semua tentu sudah tahu bila sinar ultraviolet dapat menyebabkan beberapa masalah kulit, mulai dari kulit terbakar, iritasi, hingga kanker kulit atau melanoma. Terlepas dari riwayat kesehatan secara genetis maupun warna kulitmu, berenang di luar ruangan yang terpapar sinar matahari langsung terbukti bisa meningkatkan risiko tersebut.

Itu sebabnya, memakai tabir surya sebelum berenang atau berjemur adalah sebuah keharusan yang tak bisa diganggu gugat. Tapi apa itu saja cukup? Well, simak beberapa tips di bawah ini, ladies!

  • Berenang di pagi hari atau sore hari

Cara paling masuk akal untuk menghindari paparan sinar ultraviolet memang menghindari waktu matahari sedang terik-teriknya, which is antara jam 10 pagi hingga jam 4 sore. Beberapa riset menyebutkan bahwa tingkat testosteron kita memuncak di pagi hari sehingga tubuh kita lebih siap berolahraga dan membuat tubuh kita lebih terasa berenergi sepanjang hari. Selain itu, di pagi hari biasanya kolam pun relatif masih sepi sehingga kamu lebih bebas melakukan lap tanpa harus khawatir tabrakan dengan orang lain. Yang penting jangan lupa pemanasan agar otot tidak kram. Begitupun dengan berenang di sore hari, selain lebih sejuk, temperatur otot pun sedang berada di puncak sehingga energimu bisa bertahan lebih lama.

  • Memakai tabir surya 20-30 menit sebelum masuk ke air

Saat memilih tabir surya, yang perlu diperhatikan adalah tingkat SPF (Sun Protector Factor) yang terkandung di dalamnya. Umumnya yang ada di pasar adalah SPF 30 untuk penggunaan sehari-hari dan SPF 50+ untuk aktivitas outdoor yang lebih intens. Banyak orang yang memakai tabir surya ketika mereka sudah memakai pakaian renang dan siap masuk ke air, padahal yang dianjurkan adalah memakai tabir surya dahulu ke sekujur tubuh sebelum memakai pakaian renang untuk menjamin semua bagian tubuh sudah terlindungi karena tak jarang sinar ultraviolet masih bisa menembus pakaianmu. Jangan lupa juga untuk memakai tabir surya di wajah dan bagian yang sering terlewat seperti telinga, punggung tangan, punggung kaki, dan belakang leher.

  • Memakai lagi tabir surya setiap 40-80 menit sekali saat berenang

Nilai proteksi tabir surya akan menurun seiring waktu. Karena itu jangan lupa untuk memakainya lagi setiap 40 sampai 80 menit sekali. Tabir surya water-resistant biasanya punya kandungan SPF yang ampuh selama 40 menit, sedangkan tabir surya waterproof bisa bertahan hingga 80 menit. Puas berenang namun masih ingin berjemur? Sebelumnya, oleskan kembali tabir surya saat kamu keluar dari air dan mengeringkan tubuh dengan handuk.

  • Memakai baju renang yang UV-protective

Saat ini banyak label pakaian renang yang mengklaim mampu melindungi kulit dari sinar ultraviolet. Well, basically, pakaian apapun sebetulnya bisa melindungi kulitmu asalkan punya jahitan rapat yang mampu meminimalkan sinar UV yang mengenai kulit. Cara memeriksa pakaian kamu bisa menghalau sinar UV atau tidak adalah dengan membentangkannya melawan sinar. Tidak harus sinar matahari, tapi boleh juga sinar lampu dalam ruangan. Bila sinar masih bisa menembus pakaian, itu artinya pakaian tersebut tidak cukup menghalau sinar. Intinya adalah memilih pakaian renang yang tidak hanya nyaman dipakai di dalam air tapi juga bisa melindungi kulit.

  • Menghindari kolam yang penuh klorin

Klorin memang berguna untuk membunuh kuman dalam air, namun kadar klorin yang terlalu tinggi bisa membuat sesi berenang kamu tidak nyaman. Selain perih di mata, klorin bisa membuat kulit terasa kering dan bisa menimbulkan iritasi. Klorin mampu memudarkan warna baju renang, bayangkan apa efeknya bagi kulit kamu.

Tabir surya kedap air bisa menjadi tameng yang melindungi kulit dari klorin, namun beberapa penelitian menunjukkan klorin juga mampu menghilangkan efek penghalau ultraviolet dalam tabir surya yang kamu pakai. Ketika klorin menghapus nanopartikel titanium dioksida dalam tabir surya, hal itu justru bisa melahirkan radikal bebas saat kulitmu terpapar sinar ultraviolet yang dapat merusak kulit. Jadi kalau bisa hindari berenang di kolam yang mengandung terlalu banyak klorin.

  • Memakai penutup rambut untuk melindungi kulit kepala saat berenang

Klorin membuat rambut terasa cepat kering dan bila kamu punya rambut berwarna, klorin juga bisa menyebabkan warna rambut lebih cepat memudar. Tipsnya adalah memakai penutup rambut saat berenang. Selain itu kamu pun bisa mengoleskan minyak kelapa sebelum berenang yang fungsinya mencegah klorin melekat dan menembus batang rambut.

  • Segera mandi saat selesai renang

Selesai berenang, segera bilas tubuh dan juga pakaian renangmu untuk menghilangkan klorin. Bilas tubuh dan rambut dengan air hangat di pancuran dan memakai sabun, shampoo, serta conditioner agar residu klorin tidak mengendap di kulit dan rambut. Selesai mandi, jangan lupa memakai pelembap kulit untuk mencegah kulit kering dan bersisik.

  • Memakai serum Vitamin C

jika kulit masih terasa kering selesai berenang, campurkan serum Vitamin C ke pembersih wajah yang berfungsi sebagai antioksidan untuk menjaga kulit dari kerusakan yang disebabkan sinar ultraviolet.

Related posts

Kulit Juga Harus Dilindungi Pada Malam Hari, Begini Penjelasannya

Denada Dea

Tips Mengencangkan Paha dengan Mudah Alami

Blitar Zone

Bye Kulit Kusam, Coba 6 Tips Perawatan Alami Agar Kulit Wajah Berseri

Denada Dea

Leave a Comment