Fashion

Sofa Kontemporer

BlitarZone – Kenyamanan memang menjadi pilihan utama saat menentukan perabot. Termasuk saat memilih sofa. Karena itu, sofa kontemporer bisa menjadi solusi terbaik bagi yang mengedepankan aspek fungsional.

Salah satunya sofa ini berbahan artificial leather atau kulit sintetis ini.

Sofa dengan kulit sintetis ini cukup fleksibel disandingkan dengan interior bergaya tradisional maupun modern. Bentuk sofa ini mayoritas didominasi sudut yang membentuk persegi. Ada pula setiap sudutnya diganti lengkungan.

Desain sofa kontemporer ini pun tidak paten pada warna-warna gelap melainkan juga untuk warna cerah. Tinggal disesuaikan saja akan diletakkan di mana sofa tersebut.

Diakui Randy, untuk era saat ini, penggunaan sofa kontemporer ini banyak digunakan untuk perkantoran. Bahan dasar dari kulit sintetis membuat sofa ini terlihat rapi untuk lingkungan formal.

Namun tidak menutup kemungkinan bila digunakan pada ruangan yang cenderung santai. Seperti ruang tunggu, hunian bahkan tempat nongkrong di cafe. Tinggal penyesuaian pada warna sofa saja, bila ingin digunakan pada ruangan maupun hunian.

Sofa ini pun selalu menarik perhatian konsumen. Bentuknya yang elegan, rapi mudah menimbulkan kesan ruangan bersih dan hangat. Cocok untuk bersantai bersama sambil mengobrol dengan keluarga maupun kerabat. Sofa ini pun tak melulu harus berada dalam satu set di ruangan tertentu. Melainkan diletakkan secara terpisah bukanlah masalah.

“Untuk konsumen baik muda maupun dewasa sama-sama ada. Hanya didominasi kalangan dewasa sih,” tutur laki-laki berkacamata ini. Sofa dari Benua Eropa ini pun berjangka lama, walaupun tren sofa baru terus bermunculan. Bentuknya yang simpel tak begitu rumit, lebih dilirik untuk instansi maupun hunian. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan ruangan saja.

Kaki-kaki penyangga sofa bergaya Italian dan Denmark ini dijelaskan Randy bervariasi. Mulai dari stainless hingga kayu. Tak jarang bila kaki penyangga tidak terlihat karena ditutup lapisan kulit sintetis sekaligus.

Perawatannya Mudah, Cukup Pakai Lap

Berbahan dasar artificial leather atau kulit sintetis. Membuat sofa ini mudah dalam perawatannya. “Kalau ini cukup dilap saja dengan lap mikro viber,” .Bila sofa ini sebaiknya tidak diletakkan di ruangan terbuka. Ruangan terbuka membuat sofa ini berpeluang terkena cipratan air hujan hingga paparan sinar matahari.

Kedua faktor tersebut bisa berdampak pada kondisi sofa, yang nantinya bisa rusak. Maupun mengalami pengelupasan pada permukaan yang terbuat dari kulit sintetis ini.

Dalam pembersihannya pun boleh menggunakan vacum cleaner. Asal tidak sering, karena permukaan sofa ini menjadi tertarik karena disedot vacum.

“Mau rumahnya minimalis maupun luas, tetap bisa menggunakan sofa ini. Cukup disesuaikan saja dengan ruangan dan warna sofanya,”.

Sofa elegan ini dibandrol harga kisaran Rp 8 juta hingga Rp 17 juta.

Tergantung desainnya, ukurannya bahkan merek dari sofa tersebut.

  • Sofa Kontemporer v Sofa Tradisional
  1. Sofa tradisional biasanya didominasi bahan kayu, kontemporer lebih beragam menggunakan bahan. Bisa dari kulit sintetis, kain, paduan besi atau logam dan bahan lainnya.
  2. Sofa tradisional memerhatikan detail, kontemporer berdasar fungsi.
  3. Sofa tradisional biasanya warna kalem, kontemporer lebih berani main warna.
  4. Kontemporer cocok untuk banyak desain interior, sofa tradisional biasanya lebih pas untuk desain interior dengan konsep daerah dan kuno.
  • Membersihkan Sofa Kontemporer
  1. Bersihkan sofa dengan lap kering atau kemoceng.
  2. Jika ada noda yang membandel tidak bisa dihilangkan dengan lap kering atau lap lembap dengan gunakan larutan cuka.
  3. Campur sari cuka apel alami dengan air. Gunakan perbandingan 5 :1 untuk cuka dan air.
  4. Campurkan larutan tersebut kemudian celupkan lap kering dan peras kemudian gosokkan pada noda yang membandel.
  5. Gosok pada bagian yang ternoda hingga bersih.
  6. Keringkan dengan lap kering yang bersih.
  7. Jangan lupa setelah kering poles dengan biopolish leather care agar senantiasa lembap dan lembut.

Related posts

7 Tips kecantikan untuk ibadah ke Tanah Suci, simple banget

Denada Dea

Leave a Comment